Jakpro Optimistis JIS Rampung di Oktober 2021

Jakarta, Beritasatu.com – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terus mengejar pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) yang berlokasi di Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara agar bisa rampung tepat waktu.

“Saat ini capaian progres pembangunan JIS sudah mencapai 17,5 persen atau 5,2 persen lebih cepat dari yang sudah ditargetkan. Kami optimis JIS dapat rampung tepat waktu pada Oktober 2021 ataupun lebih cepat namun tetap mengedepankan kualitas, berwawasan lingkungan, dan menjaga standar prosedur keselamatan kerja,” ujar Direktur Proyek JIS, Iwan Takwin, saat kunjungan kerja Komisi B DPRD DKI Jakarta di lokasi proyek JIS, Rabu (5/2/2020).

Iwan menyebutkan, saat ini proyek JIS berkomitmen mengikuti prosedur sertifikasi green building dimana tim asesmen memantau dari awal pembangunan hingga saat nanti beroperasi.

“Sekarang kita sudah mulai pengerjaan struktur kolom. Ada beberapa area yang sudah kita persiapkan untuk pekerjaan lantai dua. Kita bekerja paralel dengan mengerjakan proses pengadaan¬†equipment¬†yang besar seperti atap buka tutupnya, dan finalisasi desain,” kata Iwan.

Dikatakannya, untuk menghadapi tantangan musim penghujan, pihaknya mensiasati cuaca ekstrem di lapangan khususnya pada awal Januari lalu dimana area proyek diupayakan agar genangan yang ada tidak sampai mengganggu aktivitas pengerjaan proyek


“Mulai dari strategi K3, volume air tinggi disiapkan pompa taktis di area galian. Ada puluhan pompa kita siapkan, dan kita buatkan sodetan air di sisi belakang Stadion (sebelah Utara Timur) agar bisa dibuang genangannya ke Danau Cincin,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto, menjelaskan, stadion JIS memiliki kapasitas 82.000 penonton itu mengedepankan proses pembangunan ramah lingkungan dan berbasis teknologi informasi.

“Kita tidak boleh menggunakan solar diesel karena polusi udara dan suara, kita menggunakan listrik dari PLN dalam pengerjaan proyek ini. Selain itu, proyek ini semua menggunakan sistem digitalisasi. Jadi akan mudah bagi BPK dan pihak terkait melakukan audit,” kata Dwi Wahyu.

Sementara itu, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, menyebutkan, pihaknya melakukan kunjungan untuk melihat progres pembangunan proyek Jakarta International Stadium.

“Kita selalu pantau progres pengerjaan proyek ini. Pelaksanaan pekerjaan yang ditugaskan artinya harus sesuai jadwal on track rampung pada akhir 2021,” kata Pandapotan.

Ia melihat keberadaan ITF Sunter yang berada bersampingan (di seberang) JIS juga harus dianalisa lebih lanjut khususnya saat armada truk yang membawa sampah untuk menerapkan sistem pemilahan sampah yang konsisten.

“Jika tidak dilakukan pemilahan maka berpotensi menimbulkan bau tidak sedap seperti di TPST Bantar Gebang. Hal ini perlu lebih intensif lagi sosialisasi kepada masyarakat serta memastikan sistem pemilahan pengolahan sampah berjalan dengan baik,” tuturnya.

Sumber: Suara Pembaruan