Anies Serahkan 7 Laporan Keuangan ke BPK: Insyaallah Mutunya Meningkat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi DKI Jakarta Unaudited Tahun Anggaran 2017 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan ini dilakukan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi DKI Jakarta, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan.

Anies mengatakan, penyerahan laporan ini dilakukan lebih awal dari batas akhir pengiriman, yaitu 31 Maret 2018. Menurutnya, ada tujuh laporan yang sudah ia serahkan.
“Satu adalah laporan realisasi anggaran. Dua adalah laporan saldo anggaran lebih. Tiga adalah laporan operasional. Empat laporan perubahan ekuitas. Kelima adalah neraca daerah. Keenam adalah laporan arus kas, dan ketujuh adalah catatan atas laporan keuangan,” kata Anies di kantor BPK Jakarta, Kamis, (29/3).
Anies menjelaskan, laporan tersebut merupakan kompilasi dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta. Menurutnya, nilai yang dilaporkan dalam APBD 2017 mencapai Rp 82 triliun dan juga aset Pemprov DKI yang nilainya Rp 475,79 triliun.
Anies mengapresiasi BPK DKI yang sudah membantu dalam menyiapkan laporan. Anies berharap setelah diperiksa laporan keuangan Pemprov DKI semakin baik. Khususnya dibagian pencatatan aset.
“Kita berharap nanti setelah proses audit ini, insyaallah akan meningkatkan mutu laporan keuangan kita. Dan selama tiga bulan ini tim di Pemprov DKI Jakarta bekerja sangat intensif dengan tim BPK perwakilan DKI Jakarta,” ujar Anies.
“Utamanya adalah aspek pencatatan aset, di sana memang masih ada catatan. Kita berharap dalam dua bulan ke depan kita bisa tuntas,” ungkapnya.