BPRD DKI Targetkan Penerimaan Pajak Rp 38,125 Triliun

Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta menargetkan penerimaan pajak di tahun 2018 sebesar Rp 38,125 triliun.

Kepala BPRD DKI Jakarta, Edi Sumantri mengatakan, pihaknya optimistis jumlah target tersebut bisa bertambah sekitar Rp 1 triliun, karena kerja sama yang dilakukan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan seluruh bank dapat memicu pendapatan yang lebih tinggi.

“Kami juga akan menggunakan teknologi informasi. Kerja sama itu sebagai gerbang pembayaran nasional. Jadi kami bisa memonitor realisasi penerimaan transaksi,” ujar Edi di Jakarta, Selasa (2/1).

Menurutnya, jika penerimaan pajak dioptimalkan, pihaknya optimistis tahun 2019 bisa mencapai Rp 40 triliun. Beberapa objek pajak yang akan ditingkatkan diantaranya, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Sebabnya, saat ini banyak apartemen yang belum memiliki sertifikat sendiri, sehingga BPRD akan mengejar hal tersebut. Selain itu, pajak hotel, restoran, tempat hiburan, dan parkir juga akan terus ditingkatkan,” kata Edi.

Sumber: Suara Pembaruan