Rapat Koordinasi Kehumasan 2016 di Makasar

IMG_7794

Peran humas dalam organisasi bukan hanya memberikan informasi kepada publik tentang capaian-capaian dan kebijakan organisasi. Tetapi, humas juga harus mampu menyampaikan opini dan kritik publik, serta masukan dari publik kepada pengambil kebijakan di internal organisasi.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal BPK, Hendar Ristriawan ketika membuka Rapat Koordinasi dan Pembinaan Teknis Kehumasan 2016, di Hotel Aryaduta, Makassar pada 17 Mei 2016. Rapat yang berlangsung sejak tanggal 16 hingga 18 Mei 2016 tersebut mengusung tema “Peningkatan Peran Kehumasan Melalui Inovasi Pelayanan Publik”.

Oleh karena itu, lanjut Sekjen, humas harus mampu menjalankan komunikasi dua arah yang sifatnya interaktif. Humas harus menjelaskan program kebijakan dan kinerja organisasi kepada stakeholder, serta menjadi saluran dari stakeholder dan publik untuk disampaikan kepada pimpinan. “Itulah peran humas saat ini, termasuk juga harus mampu melakukan fasilitasi terhadap media karena media tidak boleh diabaikan,” tegas Sekjen.

Hal lainnya yakni tentang penanganan isu yang berkembang di publik. Sekjen berpesan agar insan humas BPK melakukan inovasi pelayanan publik dalam konteks peran humas. “Kita harus merancang strategi terkait apa yang akan disampaikan kepada publik. Sehingga, tujuan kita untuk meningkatkan peran humas bisa tercapai dengan baik,” ungkapnya. Peran humas seperti ini tidak mudah, karena humas dituntut untuk menyatakan kepada publik bahwa hal yang benar itu memang benar, dan yang salah itu memang salah. “Tetapi, menyampaikan yang salah itu dengan cara yang benar, itu yang susah,” tegasnya.

BPK_8480Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional, R. Yudi Ramdan Budiman dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakornis Kehumasan 2016 kali ini menghadirkan narasumber dari eksternal untuk membagi pengetahuan dan pengalaman di bidang penanganan isu dan krisis oleh Gatot Dewa Broto (Kemenpora) dan Brigjen Pol. Agus Rianto (Humas Polri), inovasi pelayanan publik oleh M. Ari Nugraha (BPS), serta terkait penguatan fungsi public relation oleh Ivy Batuta (Praktisi PR).

Karo Humas juga menyampaikan bahwa Rakor Kehumasan yang dilaksanakan di Makassar ini diikuti oleh Kepala Perwakilan BPK dari wilayah timur dan barat, serta para Kepala Sekretariat Perwakilan dan Kepala Subbagian Humas dan TU juga staff yang bertugas di Humas BPK di seluruh perwakilan BPK yang berjumlah sekitar 140 orang peserta.

IMG_7644